| Pergerakan mata uang Eropa Euro (EUR) kedepannya akan ditentukan oleh angka Indeks Harga Konsumen (CPI). Indeks Harga Konsumen (IHK) adalah Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mengukur perubahan harga barang dan jasa dari sudut pandang konsumen. Ini adalah cara utama untuk mengukur perubahan tren pembelian dan inflasi. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan dapat dianggap positif/optimis untuk EUR, sedangkan angka yang lebih rendah dari perkiraan dapat dianggap negatif/pesimis untuk EUR. |
| Kawasan Euro masih terdampak Krisis Energi akibat perang Rusia – Ukraina, sehingga pertumbuhan ekonominya lambat. Hal ini menyebabkan menurunnya permintaan konsumen terhadap barang dan jasa sehingga berdampak pada turunnya harga. Selain itu, Bank Sentral Eropa (ECB) telah menerapkan kebijakan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, yang juga berkontribusi terhadap penurunan inflasi. Kebijakan-kebijakan ini termasuk menjaga suku bunga tetap rendah bahkan berpotensi dilakukan pemangkasan dan penerapan pelonggaran kuantitatif. Sehingga Inflasi Euro minggu depan berpotensi turun dan menambah mata uang Euro (EUR). |
| • Jika harga rebound dari area Support menjadi Resistance atau Garis Moving Average pada kisaran harga 1.64900 -1.65300 berpeluang turun melanjutkan trendnya, penurunan harga mendapat dukungan Moving Average menuju support 1.63900. |
| • Jika harga menembus area Support Menjadi Resistance atau Garis Moving Average pada kisaran harga 1.64900 -1.65300 pergerakan harga berpotensi menuju area resistance berikutnya pada kisaran harga 1.66200. |
| Sumber Informasi: |
Untuk Terus Mendapatkan Analisa, Informasi, dan Berita Terbaru silahkan Masukan Nama, email dan klik subscribe